Selasa, 20 Januari 2009

Fokus (Kunci Aksi 2)


Fokus berarti mengalokasikan sumber daya anda untuk satu aksi tertentu. Jangan melakukan dua hal berbeda dalam satu waktu, karena itulah awal dari stress. Prinsipnya adalah lakukan satu pekerjaan sampai selesai, setelah itu silahkan beralih pada pekerjaan selanjutnya. Dengan begitu anda akan lebih efektif dan efisien.
Pada rencana aksi anda menentukan batu-batu loncatan. Sekarang saatnya anda fokus pada satu persatu batu loncatan itu. Dengan begitu kemajuan anda jadi terlihat dan terevaluasi.
Prestasi demi prestasipun tercapai. Meski prestasi itu kecil tapi dampaknya besar. Anda akan menjadi pribadi yang ‘membesar’. Membesar dari sisi keyakinan. Baik pada Tuhan, diri sendiri, orang lain atau alam semesta. Andapun akan termotivasi dan lebih cerdas dalam meloncat ke batu loncatan anda berikutnya

Fokus membuat energi anda terpusat. Pernahkah anda bermain-main dengan lensa. Lensa membakar kertas dengan bantuan sinar matahari, bagaimana lensa bisa membakar kertas? Ia memfokuskan energi matahari yang diterimanya di satu titik. Itulah fokus!
Bagaimana prakteknya? Anda telah membuat rencana aksi yang terdiri dari target, aktivitas pencapaian dan batasan waktu. Nah, di bagian fokus anda mesti benar-benar beraktivitas sesuai rencana aksi tersebut. Bila anda sedang mengerjakan edsense tidak perlu anda membuka ym/frindster.
Jadi pada satu waktu tertentu, anda hanya mengerjakan satu aktifitas. Bila anda telah menetapkan, satu jam untuk main basket, nah main basket aja. Tidak usah memikirkan PR selama satu jam itu, enjoy aja bos, nikmati. Fokus. (Sumber: buku achiever karya supardi lee)

1 komentar:

  1. Anonim1/31/2009

    kalo semua dilakukan bareng tar kita sendiri yang pusing. bener gak??

    BalasHapus